Perkuliahan

 

KONTRAK PERKULIAHAN

Nama Mata Kuliah :   E-Government
Kode Mata Kuliah

Prasyarat

:   KOM634

:

Beban Kredit :   3(2-3)
Koordinator

Tim Pengajar

:   Dr. Yani Nurhadyani, S.Si, M.T (YNY)

:  Dean Apriana Ramadhan, S.Kom, M. Kom (DAR)

Semester

Jadwal Kuliah/Praktikum

:   3/TA. 2014-2015

:   K1 – Senin, pukul 13.00 – 14.40

R1 – Rabu, 15.00 – 17.00

 

Periode Perkuliahan

Ruang Kuliah

Jumlah Mahasiswa

: 1 September 2014 –

: R Kuliah Besar S2 Ilkom

:

 

[1] Manfaat Matakuliah

Matakuliah ini akan memberi manfaat bagi mahasiswa dalam memahami konsep dari e-Government, analisis, pengembangan dan implementasi e-Government serta pengaruhnya terhadap kualitas pemerintahan.

[2] Deskripsi Perkuliahan

Electronic government (e-government) adalah penggunaan Information and Communication Technology (ICT) oleh pemerintah dalam melaksanakan pemerintahannya terutama pelayan publik. Mata kuliah e-government menjelaskan faktor-faktor yang berhubungan dengan implementasi e-government yang meliputi alasan pentingnya pengembangan e-government, tantangan e-government, perencanaan pengembangan e-government, implementasi front office, back office, management project e-government dan perkembangan e-government di berbagai negara. Seiring dengan perkembangan konsep ‘e’ dewasa ini, mata kuliah ini juga menerangkan konsep e-governance , e-democracy dan e-campaigning.

[3] Tujuan

Setelah mengikuti matakuliah ini, mampu mengetahui perkembangan isu-isu yang terkait dengan peran teknologi informasi dalam organisasi pemerintahan. Mahasiswa juga dapat menerapkan pemanfaatan teknologi informasi untuk memecahkan permasalahan nyata di lingkungan pemerintahan dan mampu berdiskusi tentang pengembangan e-Government di Indonesia.

[4] Strategi Perkuliahan

Kuliah diberikan kepada mahasiswa S2 IPB yang mengambil matakuliah ini sebagai matakuliah pilihan. Perkuliahan dilakukan sebanyak 14 kali pertemuan kuliah tatap muka dan 14 kali responsi. Metode perkuliahan adalah kombinasi antara ceramah, diskusi, dan latihan. Sedangkan responsi dilaksanakan dengan metode tutorial, latihan dan proyek. Metode ceramah dilakukan untuk menerangkan teori/konsep sebelum diskusi dilakukan. Metode diskusi dan latihan dilakukan melalui pembahasan contoh kasus yang diberikan. Hal ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman mahasiswa terhadap teori/konsep yang telah diberikan. Responsi bertujuan agar mahasiswa dapat menyelesaikan contoh kasus dan proyek yang diberikan dengan menerapkan kaidah-kaidah dalam e-Government.

[5] Topik Perkuliahan

 

Pertemuan Tinjauan Instruksional Khusus Topik Sub Topik
1 Mahasiswa dapat menjelaskan konsep e-government dan pentingnya e-government

 

Konsep e-Government Alasan pentingnya e-government :

  1. efisiensi
  2. customer focus
  3. policy outcomes
  4. economic objectives
  5. public reform
  6. citizen engagement
2 Mahasiswa dapat menjelaskan tantangan dalam penerapan e-government Tantangan e-Government Tantangan mencakup :

  1. Tantangan legislative
  2. Tantangan budget
  3. Tantangan Teknologi
  4. Tantangan kesenjangan digital (digital divide)
3 Mahasiswa memahami Electronic Government Front Office sebagai alat untuk pelayanan publik dan untuk mengikut sertakan masyarakat dalam pemerintahan

 

E-Government Front Office
  1. layanan online

maturity model for online services) yang terdiri dari

a.layanan informasi secara statis, b. user dapat mengakses database, 3. user dapat bertransaksi. 4. lembaga-lembaga pemerintahan dapat sharing informasi.

  1. online engagement

 

4 Mahasiswa dapat menjelaskan peran teknologi informasi dalam kegiatan pemerintahan terutama sebagai Electronic Government Back Office. E-government Back Office e-Government back office:

  1. organizational change
  2. leadership
  3. coordination
  4. inter agency collaboration
  5. e-government skills
  6. public-private partnership
5 Mahasiswa dapat menjelaskan konsep pengembangan e-Government Developing fully functional E-government

 

  1. Four Stage Model of E-Government Development
6 Mahasiswa memahami penerapan ICT pada proses kampanye (E-Campaign) dan
penerapan ICT pada proses demokrasi (E-Democracy). Serta mengenal beberapa bentuk penerapan e-campagn dan e-demokrasi di beberapa negara
e-Campaign
  1. Skema e-Campaign
  2. Indikator e-campaigning
  3. Perbandingan penerapan e-campaign di beberapa negara
7 Topik : Peran Internet pada Proses Governance :
Analisis Perkembangan
e-Governance di Indonesia sejak 1998
e-Governance di Indonesia  
8 Mahasiswa memahami kompleksitas penerapan e-government dengan implikasinya akibat dari kesenjangan digital Digital Divide  
9 Mahasiswa memahami konsep penerapan ICT pada demikrasi (e-demokrasi) serta tantangannya dalam menerapkan e-demokrasi e-Democracy
  1. e-consultation
  2. e-campaign
  3. e-Voting
  4. Tantangan penerapan e-demokrasi

 

10 Mahasiswa dapat memhami konsep e-governance serat hubungan antara e-Government,  e-Democracy. e-Governance
  1. Governance
  2. E-Governance
  3. E-Government
  4. E-Demokrasi
11 Memahami penerapan e-government pada level Lokal, proses bisnis pelayanan publik lokal Local e-government
  1. struktur pemerintahan
  2. proses bisnis lokal e-government
12 Mahasiswa dapat menjelaskan dan mengetahui top issues perkembangan e-Government di dunia E-Government Top Issues
  1. Perkembangan E-government di dunia
  2. Isu terkini E-government

 

 

13, 14 Presentasi dan diskusi topik : e-Governmet, e-demokrasi, lokal e-government, digital library E-Government Topik
  1. topik e-government
  2. Topik lokal e-governmnet
  3. Topik e-demokrasi
  4. Contoh pelayanan publik
[6] Kriteria Penilaian

Nilai akhir (NA) adalah nilai kumulatif dari berbagai komponen dengan total nilai 100% dengan proporsi nilai adalah sebagai berikut:

  1. Nilai Praktikum            : 25 %
  2. Nilai Project     : 20 %
  3. Nilai UTS         : 35 %
  4. Nilai UAS        : 20 %

Setiap praktikum mahasiswa akan diberikan lembar praktikum yang berisi pembahasan singkat materi dan tugas mandiri untuk didiskusikan saat responsi dan dikumpulkan ke asisten diakhir sesi responsi tersebut. Ujian secara default bersifat closed book jika tidak ada pengumuman perubahan sebelumnya. Penetapan huruf mutu mata kuliah berdasarkan hasil kesepakatan rapat tim dosen dari semua kelas Mata Kuliah e-Government

Penilaian akan dilakukan oleh seluruh tim pengajar dengan menggunakan acuan patokan sebagai berikut:

Nilai (Huruf Mutu) Rentang Nilai Akhir (NA)
A NA ³ 75
AB 70 £ NA < 75
B 65 £ NA < 70
BC 55 £ NA < 65
C 50 £ NA < 55
D 40 £ NA < 50
E NA < 40

 

[7] Tata Tertib Perkuliahan

  • Mahasiswa WAJIB mengikuti tata tertib IPB di lingkungan kampus.
  • Mahasiswa diwajibkan hadir di dalam ruang kuliah tepat waktu. Keterlambatan diperbolehkan selambat-lambatnya 15 menit sejak pengajar memasuki ruang kuliah.
  • Segala alat komunikasi/handphone harus dikondisikan tidak bersuara, dan tidak diperkenankan menggunakannya di dalam kelas selama proses belajar mengajar dan ujian berlangsung.
  • Mahasiswa tidak boleh mempergunakan komputer selama proses kuliah, kecuali atas permintaan pengajar.
  • Mahasiswa di dalam kelas Basisdata tidak diperkenankan makan, menggunakan kaos oblong, pakaian ketat/pendek, menggunakan peralatan hiburan (contoh: mobile music player, walkman, ipod, headset/headphone, dll), serta memakai sandal.
  • Mahasiswa yang melanggar ketentuan-ketentuan tersebut dapat dikenakan sanksi antara lain: pengeluaran dari kelas, pemberian tugas, pemotongan nilai, dan sanksi lain yang diserahkan kepada pengajar terkait dengan tidak melanggar aturan, norma, serta etika.
  • Mahasiswa yang melakukan kecurangan dalam pelaksanaan ujian (UTS, UAS, dan plagiat tugas) akan diberikan nilai 0.
  • Mahasiswa yang melakukan kecurangan dalam tugas, dapat dikenakan sanksi berupa pengurangan nilai akhir sebesar 2n, dengan n adalah frekuensi kecurangan.

[8] Absensi

  1. Sesuai dengan ketentuan perkuliahan yang ditetapkan oleh IPB, mahasiswa diwajibkan menghadiri kuliah setidaknya 11 pertemuan dari 14 kali pertemuan. Mahasiswa yang kehadirannya dalam kuliah tidak mencapai 11 pertemuan tidak diperbolehkan mengikuti ujian akhir semester sehingga nilai ujian akhir semesternya dinyatakan 0.
  2. Mahasiswa yang melakukan kecurangan dalam absen tidak diperkenankan untuk mengikuti ujian dan dinyatakan tidak lulus dari mata kuliah ini.
  3. Mahasiswa diwajibkan menyerahkan bukti ketidakhadiran yang sah kepada Bagian Akademik Departemen Ilmu Komputer selambat-lambatnya seminggu sejak tanggal mahasiswa tersebut tidak hadir dalam perkuliahan.
  4. Pengumuman nama-nama mahasiswa yang tidak dapat mengikuti ujian akhir semester akan diberikan selambat-lambatnya 3 hari sebelum ujian akhir semester dilaksanakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>